Kata Anak Nia Daniaty Soal Pakai Video Anies Di Pelantikan CPNS Fiktif

Kata Anak Nia Daniaty Soal Pakai Video Anies Di Pelantikan CPNS Fiktif

Olivia Nathania, Anak dari Nia Daniati, telai usai diminta keterangan oleh pihak Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan penerimaan CPNS dengan melibatkan Gubernur DKI, Anies Baswedan. Setelah dilakukan pemeriksaan sejumlah wartawan melakukan klarifikasi mengenai video Gubernur Anies. Lantas apa Kata Anak Nia Daniaty Soal Pakai Video Anies Di Pelantikan CPNS Fiktif ?

Tapi sayang Olivia, tidak sedikitpun memberikan klarifikasi mengenai video Anies Baswedan, begitu juga soal SK CPNS bodong. Olivia hanya menyerahkan semuanya kepada tim pengacara pribading.

Kata Anak Nia Daniaty Soal Pakai Video Anies Di Pelantikan CPNS Fiktif?

Sebelumnya korban penipuan Olivia Nathania, melaporkan anak Nia Daniati atas penipuan tes CPNS bodong yang mencatutu nama Anies Baswedan. Dalam video tersebut terlihat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan dalam acara pelantikan CPNS.

” Saya tidak tahu menahu soal itu dan tidak mau berkomentar” Singkat Oi, panggilan Akbrak Olivia, setelah pemeriksaan dai Polda Metro Jaya.

“Saya tidak mau berkomentar soal itu dan biarkan selebihnya pengacara saya yang megang” Kata Oi saat ditanya soal tudingan SK palsu yang dilaporkan para korban.

Sebelumnya, korban penipuan penerimaan CPNS terkait anak Nia Dhaniyati menjalani pemeriksaan di Polda Metro Gaya, Oktober lalu.

Kuasa hukum korban, Udi Hodianto, mengatakan ada sejumlah fakta baru dalam penyelidikan tersebut. Ada video pembukaan penerimaan CPNS oleh Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan yang diduga digunakan untuk membuat korban terkesan, kata Odie.

Odie mengatakan “Yang pertama adalah munculnya video Anies Baswedan, pelantikan CPNS bodong lah melalui pelantikan virtual itu,”.

Wakil Guberbur DKI Jakarta juga ikut berkomentar atas berita yang beredar. Ariza, Sapaan akrab Riza Patria, Wakil Gubernur DKI Jakarta, menghimbau masayarakat tidak sembarangan untuk mencatut nama pejabat berkitan dengan penerimaan CPNS.

“Jadi bagi siap saja mari hidup jujur jangan sampai menipu apalagi mencatut nama-nama orang termasuk nama pejabat,” Kata Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat.

Orang kedua di ibu kota ini menghimbau kepada masyarakat untuk ikut mendukung para pemimpin yang bekerja dengan sepenuh hati.

Ia menambahkan, kata dia, agar masyarakat bisa mengikuti prosedur rekrutmen CPNS sesuai aturan yang berlaku.

“Tidak perlu menggunakan cara-cara yang tidak baik,” katanya.