BLT Subsidi Gaji 2021

Bantuan Subsidi Gaji Cair Lagi, Ini Besarannya

Akhirnya, pekerja yang berpenghasilan kurang dari 5 juta rupiah dapat kembali ke bantuan subsidi gaji. Sisa bantuan subsidi gaji tahun 2020 dijadwalkan kembali ke disalurkan ke para pekerja setelah Lebaran tahun 2021 ini.

Pemerintah melalui kementrian tenaga kerja memutuskan untuk tidak melanjutkan Bantuan Sosial Upah (BSU) atau BLT subsidi gaji tahun ini. Hal ini dikarenakan masih ada sisa dari Anggaran bansos subsidi gaji tahun 2020 yang belum dicairkan sebesar semuanya (belum 100%).

Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) saat ini tengah mengupayakan pencairan sisa tunjangan gaji tahun 2020. Pemerintah menargetkan pencairan dana BSU sebesar Rp 2,4 juta akan dimulai pada bulan Juni atau Juli 2021.

“Nanti setelah Lebaran atau Juni atau Juli. Yang penting kita berusaha memperjuangkan mereka yang belum dapat, harus klir dulu datanya,” kata Dirjen Hubungan Industrial dan Kementerian Sosial. Keamanan Tenaga Kerja, Aswansyah.

Target penerimaan bantuan sosial upah atau BLT subsidi gaji tahun 2020 saja adalah 12.403.896 orang dengan anggaran yang disalurkan sebesar Rp 29.769.350.400.000.

Artinya, Per 31 Desember 2020, anggaran yang baru terealisasi disalurkan sebagai BSU adalah sebesar Rp 29.416.358.400.000 atau 98,81%. Itu artinya, masih terdapat sisa dana yang dikembalikan ke kas negara sebesar Rp352.992.000.000.

“Masalah sisa dana Bantuan Sosial Upah yang belum sempat tersalurkan, Kementerian Ketenagakerjaan masih berupaya mengusulkan kepada Kementerian Keuangan untuk meredistribusi kembali pada tahun ini. Tentu ini harus mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan dan di Direktur Kata Yayasan Kerja Sama Hubungan Industrial (KKHI), di Kementerian Ketenagakerjaan Aswansyah dalam keterangan tertulis, Jumat 23 April 2021, mengutip okezone.com.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sedang mengkaji anggaran dukungan gaji BLT 2020 di Kementerian Ketenagakerjaan. Akibatnya, sisa dana BLT Rp. 2,4 juta tidak dapat disalurkan kepada pekerja yang tidak menerimanya dalam setahun terakhir.

Baca Juga :  Segera Cek Bantuan Kuota Data Internet 15GB Kemendikbud Bulan April dan Mei 2021

Aswansyah mengatakan, setelah selesai audit dan pencairan sisa dana oleh BPK dan Kementerian Ketenagakerjaan, pihaknya akan segera menyampaikan laporan ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Nanti jika tim BPK sudah menerima nomor dari kami, akan kita dicocokkan, dan akan kami serahkan ke Kementerian Keuangan,” ujarnya.

Pengajuan ini disampaikan karena tahap rekonsiliasi Data Distribusi BSU untuk tahun 2020 bersama Bank Bimbingan telah selesai.

“Pencapaian pembagian hasil penyelesaian untuk BSU sebesar 98,89%. Alhamdulillah hasil rekonsiliasi ini tercapai berkat dorongan, dukungan dan bimbingan tim BPK RI selama pemeriksaan laporan keuangan Kementerian Ketenagakerjaan,” tuturnya. Direktur Perusahaan Kerjasama Hubungan Industrial Kementerian Ketenagakerjaan, Aswansyah.

Kementerian Ketenagakerjaan akan memberikan sisa dana bantuan gaji BLT 2020 kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Nantinya, setelah mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani, akan segera dicairkan bagi pekerja yang tidak mendapat tunjangan gaji BLT tahun lalu.

Baca Juga :  SEGERA CEK SYARAT DAFTAR DAN CARA MENGECEK BANTUAN UMKM ATAU BANPRES 2021!!

“Soal sisa dana bantuan sosial yang belum disalurkan, Kementerian Ketenagakerjaan saat ini sedang berupaya untuk mengusulkan kepada Kementerian Keuangan untuk meredistribusi kembali tahun ini. Tentu hal ini harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Kementerian Keuangan dan di Direktur Kata Yayasan Kerjasama Hubungan Industrial (KKHI) di Kementerian Ketenagakerjaan Aswansyah, dalam keterangan tertulis, Jumat (23/4/2021).

Ia mengatakan, setelah mendapat persetujuan Kementerian Keuangan, pihaknya akan berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan.

“Nantinya jika usulannya disetujui, maka Kementerian Ketenagakerjaan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan akan berkoordinasi dalam penyelesaian pendistribusian BSU ini kepada pekerja penerima yang telah mendaftar namun belum menerima bantuan sebelumnya dikarenaka berbagai alasan,” ujarnya.

“Terakhir saya tekankan lagi, ini bukan program BSU 2021, tapi hanya akan melanjutkan sisa BSU 2020 yang belum disalurkan jika mendapat persetujuan Kementerian Keuangan,” ujarnya.

Oleh karena itu, tenaga kerja resmi yang gajinya di bawah Rp 5 juta tetap memiliki kesempatan untuk mendapatkan BLT BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp 2,4 juta.

Ida Fauziah, selaku Menteri Ketenagakerjaan pernah mengatakan bahwa BSU BPJS Ketenagakerjaan akan dicairkan melalui rekening tenaga kerja secara terbatas, hal ini dikarenakan pihaknya telah menutup buku anggaran. Ida telah memastikan tidak akan menggelar program BLT BPJS Ketenagakerjaan 2021.

Baca Juga :  VIRAL SOPIR AYLA TABRAK CBR 100RRR, PELAKU TAWARI RUMAH DAN MOBIL AYLA SEBAGAI JAMINAN AGAR BISA BERDAMAI

Berikut syarat penerima BLT Subsidi Gaji 2021:

  1. WNI yang dibuktikan dengan kepemilikan NIK.
  2. Masih Terdaftar sebagai Pekerja di Jamsostek dan masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan dan akan diverifikasi dengan kartu kepesertaan.
  3. Membayaran iuran sebesar iuran dihitung berdasarkan upah dibawah Rp 5.000.000 sesuai dengan upah yang dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan.
  4. Pekerja atau buruh penerima upah.
  5. Memiliki nomor rekening bank yang masih aktif.
  6. Tidak termasuk penerima manfaat program Kartu Prakerja.
  7. Bukan karyawan BUMN atau PNS.

Adapun cara pencairannya, hal pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan nama atau identitas Anda tercatat sebagai penerima BLT.

Berikut cara pengecekan daftar penerima BLT Subsidi Gaji

  1. Kunjungi situs resmi Kementerian Ketenagakerjaan di kemnaker.go.id.
  2. Lalu Klik tombol “Daftar” yang ada di pojok kanan, selanjutnya klik “Daftar Sekarang” jika Anda belum memiliki akun.
  3. Jika Anda sudah memiliki akun, masukkan nomor ID serta kata sandi yang sudah Anda miliki, dan isi formulir dengan lengkap.
  4. Nanti akan muncul notifikasi di dashboard mengenai status Anda sebagai penerima BLT atau bukan.
  5. Untuk pencairannya, bantuan ini akan ditransfer langsung ke akun rekening Anda. Tetapi sebelum itu, Anda harus mengkonfirmasi kepemilikan rekening yang terdaftar dengan NIK, nama lengkap, nama bank, dan nomor rekening di buku tabungan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *