Mau Ikut Program Kartu Prakerja Gelombang 12? Ini Aturannya

Mau Ikut Program Kartu Prakerja Gelombang 12? Ini Aturannya

Swara Indonesia Program kartu pra-kerja Gelombang ke-12 belum dibuka tetapi calon peserta sudah bisa membuat akun. Managemen Kartu Prakerja (PMO) melaporkan website Prakerja yaitu www.prakerja.go.id sudah mulai menerima pembuatan akun pada Minggu pagi, 21 Februari 2021.

Louisa Tuhatu, Head of Communications, mengatakan mereka yang berminat mengikuti program kartu prakerja 2021 bisa mulai membuat akun meski batch 12 belum dibuka.
“Bagi yang sudah memiliki rekening pada tahun 2020 namun belum lolos seleksi dapat meng-update rekeningnya jika ada perubahan data. Nanti akan kita umumkan pembukaan proses seleksi angkatan ke-12,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa. Minggu. (21/2), mengutip CNN Indonesia.

Sampai saat ini, program gelombang kedua belas belum dibuka karena masih menunggu keputusan KCK.

Louisa beberapa waktu lalu mengatakan “Kami akan memberitahu kalian tentang pembukaan gelombang 12 segera setelah ada keputusan dari KCK. Intinya, begitu ada kabar, pasti akan segera dikabarkan.”

Sebelum mendaftar Program Kartu Pra-Kerja, setiap calon diharapkan memenuhi persyaratan. Mengutip laman resmi prakerja.go.id, beberapa syarat untuk mengikuti program kartu prakerja antara lain calon peserta adalah warga negara Indonesia (WNI), berusia minimal 18 tahun, dan masih tidak sedang menjalani pendidikan secara formal.

Baca Juga :  BEGINI CARA DAPATIN TOKEN LISTRIK PLN GRATIS BULAN DESEMBER 2020

“Anda dapat mendaftarkan kartu pra-kerja jika Anda sedang mencari pekerjaan, pekerja / pekerja yang di-PHK, atau pekerja / pekerja yang perlu meningkatkan efisiensi kerja, seperti pekerja / pekerja yang di-PHK dan pekerja yang tidak mendapatkan bayaran termasuk pemilik usaha kecil dan mikro “. Informasi tersebut dikutip pada Selasa (26/1).

Namun, ada sejumlah entitas yang dilarang berpartisipasi dalam program ini. Termasuk di dalamnya adalah pejabat pemerintah, pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPR), Anggota Sipil Negara (ASN), TNI/ Polri, kepala desa dan perangkat desa, serta pengurus, komisaris dan dewan pengawas BUMN. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Setelah memenuhi persyaratan tersebut, peserta harus mengikuti prosedur pendaftaran. Sebagai informasi, program kartu prakerja saat ini hanya dilaksanakan melalui situs resmi www.prakerja.go.id.

Baca Juga :  WEBSITE UNTUK PENDAFTARAN KARTU PRAKERJA 2021

Berikut Tahapan pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12 :

Pertama, peserta membuat akun melalui laman www.prakerja.go.id. Setelah berhasil mendaftar akun dan masuk ke akun, peserta akan masuk ke dashboard akun. Pada bagian Verifikasi KTP, peserta wajib mengisi NIK, KK dan Tanggal Lahir, kemudian klik tombol Next.

Kedua, setelah lolos verifikasi NIK, peserta diwajibkan melengkapi data diri dan mengunggah KTP. Setelah itu, peserta diharuskan memverifikasi nomor ponselnya.

Masukkan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS ke nomor ponsel Anda, lalu klik “Verifikasi”, tulis informasinya.

Ketiga, peserta diminta mengisi sejumlah data.

Keempat, calon peserta akan menjalani tes motivasi dan kemampuan dasar. Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi kompetensi dan kapabilitas calon peserta. Setelah menyelesaikan tes, hasil tes akan dievaluasi oleh Kantor Manajemen Proyek.

“Pendaftaran Anda sudah berakhir sedikit dan Anda tinggal ikut memilih “gelombang”. Pilih gelombang yang Anda ingin ikuti sesuai dengan tempat tinggal Anda, lalu klik” Gabung “, tulis informasinya.

Baca Juga :  SEGERA CAIRKAN BANSOS RP.300RIBU, CEK NAMA KAMU DI DTKS. BEGINI CARA DAN SYARATNYA

Setelah mengisi pembayaran, akan muncul perjanjian kartu pra kerja yang berisi banyak data. Peserta harus mengklik kolom yang saya setujui untuk dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya.

Kelima, peserta yang lulus dapat memilih jenis pelatihan melalui platform digital mitra kartu pra kerja. Saat ini, pemerintah bekerja sama dengan 7 mitra di platform digital seperti Tokopedia, Kementerian Ketenagakerjaan, What Do You Want to Learn, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, dan Pijar.

Keenam, Setelah menyelesaikan pelatihan, setiap peserta mendapatkan sertifikat elektronik.

Ketujuh, peserta akan menerima insentif pasca penyelesaian sebesar Rs 600.000 per bulan untuk jangka waktu empat bulan. Insentif non tunai diberikan melalui rekening bank atau e-wallet pilihan pelanggan. Khusus untuk dompet digital, pemerintah bekerja sama dengan Gopay, LinkAja, OVO, dan Dana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *