fbpx
Segera Cair! BLT Subsisi Gaji 2021 Sebesar 3,55Jt Rupiah. Baca Syaratnya!

Segera Cair! BLT Subsisi Gaji 2021 Sebesar 3,55Jt Rupiah. Baca Syaratnya!

Menteri Tenaga Kerja (MENAKER), Ida Fauziah, mengatakan akan berupaya untuk mencairkan Tunjangan Gaji BLT atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) pada 2021. Namun, berbeda dengan pembayaran tunjangan gaji BPJS Ketenagakerjaan tahun lalu, tunjangan gaji tahun ini akan disalurkan kepada para pekerja. akun. Terbatas.

Menurut Ida, pencairan BLT subsidi gaji itu hanya diperuntukkan bagi pekerja yang terdaftar sebagai penerima kartu BLT gelombang pertama, tapi tidak menerimanya di gelombang kedua.

“Investigasi kita 98,92 persen itu hampir 100 persen. Ada yang karena kita tutup bukunya harus dikembalikan ke kas negara, kalau memenuhi syarat baru kita serahkan ke Kementerian Keuangan, Kata Ida, mengutip antara Minggu (21/2/2021).

Sebelumnya, pada 2020 pemerintah memberikan subsidi gaji yang menjadi bantuan saat pandemi bagi pekerja berpenghasilan di bawah Rp. 5 juta yang disalurkan selama dua periode. Pada September 2020, bantuan tunjangan upah disalurkan kepada 12.293.134 orang, sedangkan pada gelombang kedua dari November hingga Desember 2020 disalurkan kepada 12.244.169 orang.

“Yang tersisa adalah asalkan memenuhi persyaratan, kami akan minta Kementerian Keuangan untuk mengembalikannya.”

Ida juga belum berencana memberikan tunjangan gaji pada 2021 karena pemerintah mengandalkan kartu pra-kerja untuk memberikan bantuan kepada pekerja yang terkena pandemi Covid-19.

Ida menyoroti bagaimana kartu pra kerja yang dimilikinya. Ada juga insentif selain hibah untuk mendapatkan pelatihan. Kementerian Ketenagakerjaan juga merupakan bagian dari program tersebut, meskipun pelaksanaannya berada di bawah pengawasan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

“Masih ada program lain seperti BSU, misalnya kartu pra kerja yang insentifnya Rp 600.000 untuk jangka waktu empat bulan, dan ketentuannya masih sangat besar,” kata Ida.
Kartu pra-kerja merupakan program pelatihan dan pengembangan keterampilan pemerintah yang juga diserap saat terjadi pandemi untuk memberikan bantuan motivasi kepada korban pemutusan hubungan kerja (PHK) atau angkatan kerja baru. Sebanyak Rp 3,55 juta dengan rincian Rp 600.000 untuk biaya pelatihan setiap bulan selama empat bulan atau total Rp 2,4 juta, Rp 1 juta sebagai insentif untuk biaya pelatihan dan Rp 150.000 sebagai biaya survei.

BACA JUGA :  Mau Ikut Program Kartu Prakerja Gelombang 12? Ini Aturannya

Sebagai Bantuan Sebelumnya, Ida Fauziyah mengaku subsidi gaji atau gaji tahun ini tidak ada ketentuan dalam APBN 2021. Kita lihat saja bagaimana perekonomian ke depan, kata Ida. beberapa waktu lalu. Ida menjelaskan, program subsidi upah ini tentunya akan terus berjalan selama bergantung pada keadaan dan kondisi perekonomian nasional tahun ini. “Kita lihat situasi ekonomi selanjutnya,” kata menteri dari partai politik Partai Kebangkitan Bangsa itu.

Dia menegaskan, alokasi yang diberikan untuk kartu pra kerja sangat besar, sekitar 20 triliun rupiah dan sejauh ini belum ada anggaran yang dialokasikan untuk mendukung gaji BLT dalam APBN 2021. “Dukungan upah APBD 2021 belum dialokasikan, karena kita sedang fokus pada program Kartu pra-kerja.”

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Dukungan Penggajian BLT Akan Cair di Tahun 2021, Lihat Ketentuan