Soal Ujian Akhir Semester Quran Hadits Madrasah Ibtidaiyah


Soal Ujian Akhir Semester Quran Hadits Madrasah Ibtidaiyah

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat datang di artikel tentang soal ujian akhir semester (UAS) Quran Hadits untuk siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI). Artikel ini bertujuan untuk membantu para siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi UAS Quran Hadits. Semoga bermanfaat.

QS. Al-Baqarah ayat 286 menjadi dasar dilaksanakannya ujian mata pelajaran PAI di Madrasah Ibtidaiyah (MI), termasuk di dalamnya materi Quran Hadits. Ayat ini menerangkan bahwa Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan membersihkan diri. Melalui ujian, siswa dapat mengetahui sejauh mana kemampuannya dalam memahami dan mengamalkan ajaran Quran dan Hadits.

UAS Quran Hadits biasanya meliputi beberapa materi, antara lain:

  • Mengenal dan memahami isi kandungan Al-Qur’an dan As-Sunnah.
  • Mengenal dan memahami pokok-pokok ajaran Islam.
  • Mengenal dan memahami sejarah Islam.
  • Mengenal dan memahami akhlak mulia.
  • Mengenal dan memahami ibadah mahdhah.

Soal-soal UAS Quran Hadits biasanya disusun dalam bentuk pilihan ganda, uraian, dan praktik. Bagian ini akan membahas anjuran dan panduan dalam mempersiapkan diri menghadapi UAS Quran Hadits:

soal uas quran hadist mi

Berikut 10 poin penting tentang “soal uas quran hadist mi”:

  • Memahami isi kandungan Al-Qur’an dan As-Sunnah.
  • Menguasai pokok-pokok ajaran Islam.
  • Mengenal sejarah Islam.
  • Memahami akhlak mulia.
  • Menguasai ibadah mahdhah.
  • Berlatih mengerjakan soal-soal UAS.
  • Mempelajari materi UAS dengan tekun.
  • Memperbanyak doa dan tawakal.
  • Menjaga kesehatan dan stamina.
  • Tetap tenang dan percaya diri saat ujian.

Semoga poin-poin penting ini dapat membantu para siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi UAS Quran Hadits. Selamat belajar dan semoga sukses!

Memahami isi kandungan Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Memahami isi kandungan Al-Qur’an dan As-Sunnah merupakan salah satu poin penting dalam mempersiapkan diri menghadapi UAS Quran Hadits. Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam yang berisi firman-firman Allah SWT, sedangkan As-Sunnah adalah segala sesuatu yang diajarkan, diperbuat, dan dibenarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dengan memahami isi kandungan Al-Qur’an dan As-Sunnah, siswa akan memiliki dasar yang kuat dalam memahami ajaran Islam dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk memahami isi kandungan Al-Qur’an dan As-Sunnah, siswa dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Membaca dan mempelajari Al-Qur’an secara rutin.
  • Mempelajari tafsir Al-Qur’an untuk memahami makna dan kandungan ayat-ayat Al-Qur’an.
  • Mempelajari hadits-hadits Nabi Muhammad SAW dan memahami makna dan kandungannya.
  • Mempelajari sejarah Islam dan biografi Nabi Muhammad SAW untuk memahami konteks turunnya ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi Muhammad SAW.
  • Menerapkan ajaran Al-Qur’an dan As-Sunnah dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan memahami isi kandungan Al-Qur’an dan As-Sunnah, siswa akan memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi UAS Quran Hadits dan juga dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim yang baik.

Demikian penjelasan tentang poin penting “Memahami isi kandungan Al-Qur’an dan As-Sunnah.” Semoga bermanfaat bagi para siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi UAS Quran Hadits. Selamat belajar dan semoga sukses!

Menguasai pokok-pokok ajaran Islam.

Menguasai pokok-pokok ajaran Islam merupakan salah satu poin penting dalam mempersiapkan diri menghadapi UAS Quran Hadits. Pokok-pokok ajaran Islam meliputi: tauhid, ibadah, akhlak, muamalah, dan tarikh Islam. Dengan menguasai pokok-pokok ajaran Islam, siswa akan memiliki pemahaman yang menyeluruh tentang agama Islam dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk menguasai pokok-pokok ajaran Islam, siswa dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Mempelajari aqidah Islam, termasuk konsep tauhid, sifat-sifat Allah SWT, dan hari akhir.
  • Mempelajari ibadah mahdhah, seperti shalat, puasa, zakat, dan haji.
  • Mempelajari akhlak mulia, seperti kejujuran, amanah, adil, dan kasih sayang.
  • Mempelajari muamalah, yaitu aturan-aturan dalam kehidupan bermasyarakat, seperti jual beli, sewa menyewa, dan pernikahan.
  • Mempelajari sejarah Islam dan biografi Nabi Muhammad SAW untuk memahami konteks ajaran Islam dan perkembangannya.

Dengan menguasai pokok-pokok ajaran Islam, siswa akan memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi UAS Quran Hadits dan juga dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim yang baik.

Demikian penjelasan tentang poin penting “Menguasai pokok-pokok ajaran Islam.” Semoga bermanfaat bagi para siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi UAS Quran Hadits. Selamat belajar dan semoga sukses!

Mengenal sejarah Islam.

Mengenal sejarah Islam merupakan salah satu poin penting dalam mempersiapkan diri menghadapi UAS Quran Hadits. Sejarah Islam meliputi perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW, perkembangan agama Islam dari masa ke masa, dan sejarah peradaban Islam. Dengan mengenal sejarah Islam, siswa akan memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang agama Islam dan mampu mengambil pelajaran dari perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya.

Untuk mengenal sejarah Islam, siswa dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Mempelajari sirah Nabawiyah, yaitu biografi Nabi Muhammad SAW.
  • Mempelajari sejarah perkembangan agama Islam dari masa ke masa, termasuk masa Khulafaur Rasyidin, Umayyah, Abbasiyah, dan seterusnya.
  • Mempelajari sejarah peradaban Islam, termasuk perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni pada masa kejayaan Islam.
  • Mempelajari kisah-kisah para sahabat Nabi Muhammad SAW dan para tokoh penting dalam sejarah Islam.
  • Mengunjungi situs-situs bersejarah Islam, seperti Masjid Nabawi di Madinah, Masjidil Haram di Mekkah, dan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.

Dengan mengenal sejarah Islam, siswa akan memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi UAS Quran Hadits dan juga dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim yang baik.

Demikian penjelasan tentang poin penting “Mengenal sejarah Islam.” Semoga bermanfaat bagi para siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi UAS Quran Hadits. Selamat belajar dan semoga sukses!

Memahami akhlak mulia.

Memahami akhlak mulia merupakan salah satu poin penting dalam mempersiapkan diri menghadapi UAS Quran Hadits. Akhlak mulia adalah perilaku terpuji yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Dengan memahami akhlak mulia, siswa akan memiliki bekal untuk berperilaku baik dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi pribadi yang dicintai oleh Allah SWT dan sesama manusia.

Untuk memahami akhlak mulia, siswa dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Mempelajari akhlak Nabi Muhammad SAW, yang merupakan contoh terbaik dalam berperilaku.
  • Mempelajari kitab-kitab tentang akhlak, seperti kitab Hilyatul Auliya karya Imam Al-Haramayn Al-Juwaini dan kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali.
  • Mempelajari kisah-kisah para sahabat Nabi Muhammad SAW dan para tokoh muslim yang terkenal dengan akhlak mulianya.
  • Menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, seperti bersikap jujur, amanah, adil, kasih sayang, dan pemaaf.
  • Menjauhi perilaku tercela, seperti berbohong, curang, zalim, dan dengki.

Dengan memahami akhlak mulia, siswa akan memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi UAS Quran Hadits dan juga dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim yang baik.

Demikian penjelasan tentang poin penting “Memahami akhlak mulia.” Semoga bermanfaat bagi para siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi UAS Quran Hadits. Selamat belajar dan semoga sukses!

Menguasai ibadah mahdhah.

Menguasai ibadah mahdhah merupakan salah satu poin penting dalam mempersiapkan diri menghadapi UAS Quran Hadits. Ibadah mahdhah adalah ibadah yang tata caranya telah ditentukan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya. Dengan menguasai ibadah mahdhah, siswa akan mampu melaksanakan ibadah dengan benar dan khusyuk.

  • Menguasai tata cara shalat.

    Shalat adalah ibadah wajib bagi umat Islam yang dilakukan lima waktu dalam sehari semalam. Untuk menguasai tata cara shalat, siswa dapat mempelajari bacaan-bacaan shalat, gerakan-gerakan shalat, dan syarat-syarat sah shalat.

  • Menguasai tata cara puasa.

    Puasa adalah ibadah wajib bagi umat Islam yang dilakukan pada bulan Ramadhan. Untuk menguasai tata cara puasa, siswa dapat mempelajari waktu-waktu puasa, syarat-syarat sah puasa, dan hal-hal yang membatalkan puasa.

  • Menguasai tata cara zakat.

    Zakat adalah ibadah wajib bagi umat Islam yang memiliki harta tertentu. Untuk menguasai tata cara zakat, siswa dapat mempelajari jenis-jenis harta yang wajib dizakati, nisab zakat, dan cara menghitung zakat.

  • Menguasai tata cara haji.

    Haji adalah ibadah wajib bagi umat Islam yang mampu. Untuk menguasai tata cara haji, siswa dapat mempelajari syarat-syarat wajib haji, rukun haji, dan wajib haji.

Dengan menguasai ibadah mahdhah, siswa akan memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi UAS Quran Hadits dan juga dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim yang baik.

Berlatih mengerjakan soal-soal UAS.

Berlatih mengerjakan soal-soal UAS merupakan salah satu cara efektif untuk mempersiapkan diri menghadapi UAS Quran Hadits. Dengan berlatih, siswa akan terbiasa dengan tipe-tipe soal yang sering muncul dan dapat mengerjakan soal-soal dengan lebih cepat dan tepat.

Untuk berlatih mengerjakan soal-soal UAS, siswa dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Kumpulkan soal-soal UAS tahun-tahun sebelumnya dan pelajari.
  • Buat jadwal belajar khusus untuk berlatih mengerjakan soal-soal UAS.
  • Kerjakan soal-soal UAS dalam waktu yang terbatas, seperti waktu yang sebenarnya akan diberikan saat UAS.
  • Periksa jawaban yang telah dikerjakan dan pelajari kesalahan-kesalahan yang dibuat.
  • Diskusikan soal-soal UAS dengan teman-teman atau guru untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik.

Dengan berlatih mengerjakan soal-soal UAS secara rutin, siswa akan semakin percaya diri dan siap menghadapi UAS Quran Hadits. Selain itu, siswa juga akan terbiasa dengan tekanan waktu dan dapat mengerjakan soal-soal dengan lebih tenang dan fokus.

Demikian penjelasan tentang poin penting “Berlatih mengerjakan soal-soal UAS.” Semoga bermanfaat bagi para siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi UAS Quran Hadits. Selamat belajar dan semoga sukses!

Mempelajari materi UAS dengan tekun.

Mempelajari materi UAS dengan tekun merupakan salah satu kunci sukses dalam menghadapi UAS Quran Hadits. Dengan mempelajari materi UAS dengan tekun, siswa akan memiliki pemahaman yang mendalam tentang materi tersebut dan dapat menjawab soal-soal dengan lebih mudah dan tepat.

Untuk mempelajari materi UAS dengan tekun, siswa dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Buat jadwal belajar yang teratur dan disiplin.
  • Fokus pada materi UAS dan hindari kegiatan-kegiatan yang dapat mengganggu belajar.
  • Gunakan berbagai sumber belajar, seperti buku pelajaran, buku penunjang, dan internet.
  • Buat catatan-catatan penting dan ringkas untuk memudahkan menghafal materi.
  • Diskusikan materi UAS dengan teman-teman atau guru untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik.

Dengan mempelajari materi UAS dengan tekun, siswa akan memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi UAS Quran Hadits dan memperoleh hasil yang memuaskan. Selain itu, siswa juga akan terbiasa belajar dengan tekun dan disiplin, yang merupakan keterampilan penting dalam kehidupan akademis maupun kehidupan sehari-hari.

Demikian penjelasan tentang poin penting “Mempelajari materi UAS dengan tekun.” Semoga bermanfaat bagi para siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi UAS Quran Hadits. Selamat belajar dan semoga sukses!

Memperbanyak doa dan tawakal.

Memperbanyak doa dan tawakal merupakan salah satu cara untuk menghadapi UAS Quran Hadits dengan tenang dan percaya diri. Doa adalah senjata orang beriman, sedangkan tawakal adalah berserah diri kepada Allah SWT setelah berusaha semaksimal mungkin. Dengan memperbanyak doa dan tawakal, siswa akan merasa lebih tenang dan yakin bahwa Allah SWT akan memberikan hasil yang terbaik.

Untuk memperbanyak doa dan tawakal, siswa dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Berdoa kepada Allah SWT agar diberikan kemudahan dalam menghadapi UAS Quran Hadits.
  • Membaca ayat-ayat Al-Qur’an dan berzikir untuk menenangkan hati dan pikiran.
  • Berserah diri kepada Allah SWT setelah berusaha semaksimal mungkin.
  • Yakin bahwa Allah SWT akan memberikan hasil yang terbaik, apapun hasilnya.

Dengan memperbanyak doa dan tawakal, siswa akan memiliki mental yang kuat dan siap menghadapi UAS Quran Hadits dengan tenang dan percaya diri. Selain itu, siswa juga akan terbiasa untuk selalu berdoa dan tawakal kepada Allah SWT dalam menghadapi setiap ujian dan tantangan hidup.

Demikian penjelasan tentang poin penting “Memperbanyak doa dan tawakal.” Semoga bermanfaat bagi para siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi UAS Quran Hadits. Selamat belajar dan semoga sukses!

Menjaga kesehatan dan stamina.

Menjaga kesehatan dan stamina merupakan salah satu hal penting dalam mempersiapkan diri menghadapi UAS Quran Hadits. Dengan menjaga kesehatan dan stamina, siswa akan memiliki kondisi fisik dan mental yang prima untuk menghadapi ujian. Selain itu, siswa juga akan terhindar dari penyakit dan gangguan kesehatan lainnya yang dapat mengganggu persiapan dan pelaksanaan UAS.

Untuk menjaga kesehatan dan stamina, siswa dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Makan makanan yang sehat dan bergizi.
  • Olahraga secara teratur.
  • Istirahat yang cukup.
  • Kelola stres dengan baik.
  • Hindari begadang dan熬夜熬夜熬夜熬夜。

Dengan menjaga kesehatan dan stamina, siswa akan memiliki kondisi fisik dan mental yang prima untuk menghadapi UAS Quran Hadits. Selain itu, siswa juga akan terhindar dari penyakit dan gangguan kesehatan lainnya yang dapat mengganggu persiapan dan pelaksanaan UAS.

Demikian penjelasan tentang poin penting “Menjaga kesehatan dan stamina.” Semoga bermanfaat bagi para siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi UAS Quran Hadits. Selamat belajar dan semoga sukses!

Tetap tenang dan percaya diri saat ujian.

Tetap tenang dan percaya diri saat ujian merupakan salah satu kunci sukses dalam menghadapi UAS Quran Hadits. Dengan tetap tenang dan percaya diri, siswa akan dapat mengerjakan soal-soal dengan lebih fokus dan konsentrasi. Selain itu, siswa juga akan terhindar dari rasa gugup dan panik yang dapat mengganggu jalannya ujian.

  • Persiapkan diri dengan baik.

    Salah satu cara untuk tetap tenang dan percaya diri saat ujian adalah dengan mempersiapkan diri dengan baik. Ini berarti mempelajari materi UAS dengan tekun, berlatih mengerjakan soal-soal, dan menjaga kesehatan dan stamina.

  • Datang ke tempat ujian lebih awal.

    Datang ke tempat ujian lebih awal akan memberi siswa waktu untuk menenangkan diri dan mempersiapkan mental sebelum ujian dimulai. Selain itu, siswa juga dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk membaca ulang materi ujian.

  • Bacalah soal-soal dengan seksama.

    Saat mengerjakan soal-soal ujian, bacalah soal-soal dengan seksama dan pahami maksudnya dengan baik. Jangan terburu-buru dalam menjawab soal-soal, karena kesalahan kecil dapat berakibat fatal.

  • Kerjakan soal-soal yang mudah terlebih dahulu.

    Jika ada soal-soal yang sulit, jangan langsung mengerjakannya. Kerjakan soal-soal yang mudah terlebih dahulu, agar siswa dapat memperoleh nilai dari soal-soal tersebut dan menambah kepercayaan diri.

Dengan tetap tenang dan percaya diri saat ujian, siswa akan dapat mengerjakan soal-soal dengan lebih fokus dan konsentrasi. Selain itu, siswa juga akan terhindar dari rasa gugup dan panik yang dapat mengganggu jalannya ujian.

FAQ

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum (FAQ) tentang RPP:

Question 1: Apa itu RPP?
Answer 1: RPP adalah singkatan dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. RPP adalah rencana yang disusun oleh guru untuk melaksanakan pembelajaran di kelas. RPP berisi tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, dan penilaian pembelajaran.

Question 2: Siapa yang menyusun RPP?
Answer 2: RPP disusun oleh guru yang mengajar mata pelajaran tersebut.

Question 3: Apa fungsi RPP?
Answer 3: RPP berfungsi sebagai panduan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. RPP membantu guru untuk mempersiapkan materi pembelajaran, memilih metode pembelajaran yang tepat, dan menilai hasil belajar siswa.

Question 4: Apa saja komponen RPP?
Answer 4: Komponen RPP meliputi: tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, dan penilaian pembelajaran.

Question 5: Bagaimana cara menyusun RPP?
Answer 5: Untuk menyusun RPP, guru dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
1. Tetapkan tujuan pembelajaran.
2. Pilih materi pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.
3. Pilih metode pembelajaran yang tepat untuk menyampaikan materi pembelajaran.
4. Tentukan penilaian pembelajaran untuk mengukur hasil belajar siswa.

Question 6: Apa manfaat RPP?
Answer 6: RPP memiliki beberapa manfaat, antara lain:
– Membantu guru dalam mempersiapkan pembelajaran.
– Memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran.
– Membantu guru dalam menilai hasil belajar siswa.
– Menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan pembelajaran.

Question 7: Apakah RPP wajib dibuat oleh guru?
Answer 7: Ya, RPP wajib dibuat oleh guru sebelum melaksanakan pembelajaran. RPP merupakan salah satu dokumen penting dalam proses pembelajaran.

Demikian beberapa pertanyaan umum tentang RPP. Semoga bermanfaat!

Selain memahami tentang RPP, ada baiknya bagi para guru untuk mengetahui beberapa tips dalam membuat RPP yang baik dan efektif. Tips-tips tersebut akan dibahas pada bagian selanjutnya.

Tips

Berikut adalah beberapa tips untuk membuat RPP yang baik dan efektif:

1. Tetapkan tujuan pembelajaran yang jelas dan terukur.
Tujuan pembelajaran adalah hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh siswa setelah mengikuti proses pembelajaran. Tujuan pembelajaran harus jelas, terukur, dan dapat diamati. Misalnya, “Siswa dapat menyebutkan 5 negara di Asia Tenggara” atau “Siswa dapat menghitung luas persegi panjang dengan benar.”

2. Pilih materi pembelajaran yang relevan dan menarik.
Materi pembelajaran adalah bahan ajar yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Materi pembelajaran harus relevan dengan tujuan pembelajaran dan menarik bagi siswa. Guru dapat menggunakan berbagai sumber belajar untuk mendapatkan materi pembelajaran yang sesuai, seperti buku teks, internet, atau media massa.

3. Pilih metode pembelajaran yang tepat.
Metode pembelajaran adalah cara yang digunakan untuk menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa. Guru dapat memilih metode pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, dan karakteristik siswa. Misalnya, ceramah, diskusi, tanya jawab, atau permainan.

4. Tentukan penilaian pembelajaran yang sahih dan objektif.
Penilaian pembelajaran adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar siswa. Penilaian pembelajaran harus sahih dan objektif. Artinya, penilaian pembelajaran harus dapat mengukur pencapaian hasil belajar siswa secara akurat dan tidak bias.

Demikian beberapa tips untuk membuat RPP yang baik dan efektif. Semoga bermanfaat!

Dengan mengikuti tips-tips di atas, guru dapat membuat RPP yang berkualitas. RPP yang berkualitas akan membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran yang efektif dan bermakna bagi siswa.

Kesimpulan

RPP merupakan salah satu dokumen penting dalam proses pembelajaran. RPP berfungsi sebagai panduan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. RPP yang baik dan efektif akan membantu guru dalam mempersiapkan pembelajaran, memilih materi pembelajaran yang tepat, memilih metode pembelajaran yang tepat, serta menilai hasil belajar siswa.

Dalam menyusun RPP, guru perlu memperhatikan beberapa hal, antara lain: tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. Tujuan pembelajaran harus jelas dan terukur, materi pembelajaran harus relevan dan menarik, metode pembelajaran harus tepat, dan penilaian pembelajaran harus sahih dan objektif.

Dengan mengikuti tips-tips yang telah dijelaskan sebelumnya, guru dapat membuat RPP yang berkualitas. RPP yang berkualitas akan membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran yang efektif dan bermakna bagi siswa.

Demikian pembahasan tentang RPP. Semoga bermanfaat bagi para guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas.

Selamat mengajar dan semoga sukses!

Images References :

Check Also

juknis tata cara penulisan ijazah sd smp sma dan smk 2024

Juknis Terbaru Tata Cara Penulisan Ijazah SD, SMP, SMA, dan SMK 2024

Dalam rangka meningkatkan mutu dan standar pendidikan nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *