KKM Akidah Akhlak MI/KMA


KKM Akidah Akhlak MI/KMA

Kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) untuk madrasah ibtidaiyah (MI) dan KMI madrasah aliyah (MA) diatur dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 165 Tahun 2014 tentang Kurikulum Madrasah. KMA ini merupakan penyempurnaan dari KMA Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).

KMA Nomor 165 Tahun 2014 mengatur tentang muatan kurikulum MI/KMA, termasuk muatan akidah akhlak. Muatan akidah akhlak merupakan muatan wajib yang harus diajarkan di MI/KMA. Tujuan dari pembelajaran akidah akhlak adalah untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, dan berkepribadian Islam.

Dalam KMA Nomor 165 Tahun 2014, muatan akidah akhlak MI/KMA dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu:

kkm akidah akhlak mi kma

Muatan wajib membentuk karakter siswa.

  • Nilai minimal 75
  • Tujuan: siswa beriman dan bertakwa
  • Meliputi Aqidah, Akhlak, Fikih
  • Diajarkan di MI dan KMA
  • Tiga kelompok muatan
  • Kelompok rukun Islam
  • Kelompok rukun Iman
  • Kelompok akhlak terpuji

KKM Akidah Akhlak MI/KMA membantu siswa memahami ajaran Islam dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai minimal 75

Dalam KMA Nomor 165 Tahun 2014, ditetapkan bahwa nilai minimal untuk mata pelajaran akidah akhlak di MI/KMA adalah 75.

  • Nilai minimal 75 bertujuan untuk:

    Memastikan bahwa siswa memiliki pemahaman yang baik tentang ajaran Islam dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

  • Nilai minimal 75 juga berfungsi sebagai:

    Alat ukur keberhasilan pembelajaran akidah akhlak di MI/KMA.

  • Bagi siswa yang memperoleh nilai di bawah 75:

    Wajib mengikuti program perbaikan (remedial) agar dapat mencapai nilai minimal 75.

  • Nilai minimal 75 juga menjadi:

    Salah satu syarat untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

Dengan demikian, nilai minimal 75 untuk mata pelajaran akidah akhlak di MI/KMA merupakan hal yang penting dan harus diperhatikan oleh siswa, guru, dan orang tua.

Tujuan: siswa beriman dan bertakwa

Tujuan utama dari pembelajaran akidah akhlak di MI/KMA adalah untuk membentuk siswa menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.

  • Beriman:

    Yakin dan percaya sepenuhnya kepada Allah SWT, para rasul-Nya, kitab-kitab-Nya, hari akhir, dan qada dan qadar.

  • Bertakwa:

    Menjalankan segala perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya.

  • Siswa yang beriman dan bertakwa:

    Akan memiliki akhlak yang mulia dan terpuji, serta akan menjadi pribadi yang shaleh dan bertaqwa.

  • Pembelajaran akidah akhlak di MI/KMA:

    Berperan penting dalam membentuk karakter siswa dan membimbing mereka untuk menjadi manusia yang beriman dan bertakwa.

Dengan demikian, tujuan dari pembelajaran akidah akhlak di MI/KMA adalah untuk membentuk siswa menjadi pribadi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.

Meliputi Aqidah, Akhlak, Fikih

Mata pelajaran akidah akhlak di MI/KMA meliputi tiga bidang kajian, yaitu aqidah, akhlak, dan fikih.

  • Aqidah:

    Mempelajari tentang dasar-dasar keimanan dalam Islam, seperti rukun iman, sifat-sifat Allah SWT, dan hari akhir.

  • Akhlak:

    Mempelajari tentang perilaku dan perbuatan yang baik dan buruk menurut ajaran Islam, serta bagaimana cara menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

  • Fikih:

    Mempelajari tentang hukum-hukum syariat Islam, seperti tata cara ibadah, muamalah, dan jinayat.

Ketiga bidang kajian tersebut saling terkait dan tidak dapat dipisahkan. Aqidah merupakan dasar dari akhlak dan fikih, sedangkan akhlak dan fikih merupakan manifestasi dari aqidah. Dengan mempelajari ketiga bidang kajian ini, siswa diharapkan dapat memahami ajaran Islam secara menyeluruh dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Diajarkan di MI dan KMA

Mata pelajaran akidah akhlak diajarkan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Aliyah (MA) KMI.

  • MI:

    MI merupakan jenjang pendidikan dasar Islam yang setara dengan Sekolah Dasar (SD). Di MI, mata pelajaran akidah akhlak diajarkan mulai dari kelas 1 sampai kelas 6.

  • KMA:

    KMA merupakan jenjang pendidikan menengah Islam yang setara dengan Sekolah Menengah Atas (SMA). Di KMA, mata pelajaran akidah akhlak diajarkan mulai dari kelas 10 sampai kelas 12.

  • Tujuan diajarkannya mata pelajaran akidah akhlak di MI dan KMA:

    Untuk membentuk siswa menjadi pribadi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.

  • Melalui pembelajaran akidah akhlak, siswa diharapkan dapat:

    Memahami ajaran Islam secara mendalam, mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, dan menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya.

Dengan demikian, mata pelajaran akidah akhlak merupakan mata pelajaran yang sangat penting di MI dan KMA. Pembelajaran akidah akhlak diharapkan dapat membantu siswa untuk tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.

Tiga kelompok muatan

Dalam KMA Nomor 165 Tahun 2014, muatan akidah akhlak MI/KMA dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu:

  • Kelompok rukun Islam:

    Meliputi materi tentang pengertian rukun Islam, syarat sah rukun Islam, dan hikmah melaksanakan rukun Islam.

  • Kelompok rukun Iman:

    Meliputi materi tentang pengertian rukun Iman, dalil naqli rukun Iman, dan hikmah beriman kepada rukun Iman.

  • Kelompok akhlak terpuji:

    Meliputi materi tentang pengertian akhlak terpuji, macam-macam akhlak terpuji, dan cara membiasakan diri berakhlak terpuji.

Ketiga kelompok muatan tersebut diajarkan secara bertahap dari kelas 1 sampai kelas 12. Pada kelas-kelas awal, siswa akan mempelajari materi-materi dasar tentang akidah dan akhlak. Sedangkan pada kelas-kelas berikutnya, siswa akan mempelajari materi-materi yang lebih mendalam dan kompleks.

Kelompok rukun Islam

Kelompok rukun Islam merupakan salah satu dari tiga kelompok muatan akidah akhlak MI/KMA. Kelompok rukun Islam meliputi materi tentang pengertian rukun Islam, syarat sah rukun Islam, dan hikmah melaksanakan rukun Islam.

  • Pengertian rukun Islam:

    Rukun Islam adalah lima perkara yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim. Kelima perkara tersebut adalah syahadat, salat, zakat, puasa, dan haji.

  • Syarat sah rukun Islam:

    Agar pelaksanaan rukun Islam sah, maka harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Misalnya, syarat sah salat adalah suci dari hadas besar dan hadas kecil, menghadap kiblat, dan membaca niat salat.

  • Hikmah melaksanakan rukun Islam:

    Setiap rukun Islam memiliki hikmah atau manfaat tertentu. Misalnya, hikmah melaksanakan salat adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon ampunan atas dosa-dosa.

Dengan mempelajari kelompok rukun Islam, siswa diharapkan dapat memahami makna dan hikmah dari pelaksanaan rukun Islam. Selain itu, siswa juga diharapkan dapat melaksanakan rukun Islam dengan benar dan sempurna.

Kelompok rukun Iman

Kelompok rukun Iman merupakan salah satu dari tiga kelompok muatan akidah akhlak MI/KMA. Kelompok rukun Iman meliputi materi tentang pengertian rukun Iman, dalil naqli rukun Iman, dan hikmah beriman kepada rukun Iman.

Pengertian rukun Iman:
Rukun Iman adalah enam perkara yang wajib diimani oleh setiap muslim. Keenam perkara tersebut adalah iman kepada Allah SWT, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan qada dan qadar.

Dalil naqli rukun Iman:
Dalil naqli rukun Iman terdapat dalam Al-Qur’an dan hadis. Misalnya, dalil naqli tentang iman kepada Allah SWT terdapat dalam surat Al-Ikhlas ayat 1-4. Sedangkan dalil naqli tentang iman kepada hari akhir terdapat dalam surat Al-Zalzalah ayat 1-8.

Hikmah beriman kepada rukun Iman:
Setiap rukun Iman memiliki hikmah atau manfaat tertentu. Misalnya, hikmah beriman kepada Allah SWT adalah untuk menanamkan rasa takut dan cinta kepada Allah SWT. Sedangkan hikmah beriman kepada hari akhir adalah untuk memotivasi manusia untuk berbuat baik dan menjauhi perbuatan buruk.

Dengan mempelajari kelompok rukun Iman, siswa diharapkan dapat memahami makna dan hikmah dari beriman kepada rukun Iman. Selain itu, siswa juga diharapkan dapat mengamalkan rukun Iman dalam kehidupan sehari-hari.

Kelompok akhlak terpuji

Kelompok akhlak terpuji merupakan salah satu dari tiga kelompok muatan akidah akhlak MI/KMA. Kelompok akhlak terpuji meliputi materi tentang pengertian akhlak terpuji, macam-macam akhlak terpuji, dan cara membiasakan diri berakhlak terpuji.

Pengertian akhlak terpuji:
Akhlak terpuji adalah perilaku atau perbuatan yang baik dan sesuai dengan ajaran Islam. Akhlak terpuji disebut juga dengan akhlakul karimah.

Macam-macam akhlak terpuji:
Akhlak terpuji sangat banyak macamnya. Di antaranya adalah jujur, amanah, adil, ihsan, tawadhu’, sabar, syukur, dan pemaaf.

Cara membiasakan diri berakhlak terpuji:
Untuk membiasakan diri berakhlak terpuji, ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Di antaranya adalah:

  • Mempelajari dan memahami ajaran Islam tentang akhlak terpuji.
  • Meneladani akhlak terpuji Rasulullah SAW dan para sahabatnya.
  • Membiasakan diri melakukan perbuatan-perbuatan terpuji dalam kehidupan sehari-hari.
  • Menjauhi perbuatan-perbuatan tercela dan maksiat.
  • Mendoakan agar Allah SWT memberikan hidayah dan taufik-Nya untuk dapat berakhlak terpuji.

Dengan mempelajari kelompok akhlak terpuji, siswa diharapkan dapat memahami makna dan pentingnya berakhlak terpuji. Selain itu, siswa juga diharapkan dapat membiasakan diri berakhlak terpuji dalam kehidupan sehari-hari.

FAQ

Pertanyaan Umum tentang RPP

Question 1: Apa itu RPP?
RPP adalah singkatan dari Rencana Penyiapan Pembelajaran. RPP merupakan sebuah rancangan yang disusuan untuk pelakuan sebuah mata peljaran tertentu.

Question 2: Apa tujuan dari RPP?
Tujuan dari Penyusunan RPP aadalah untuk pelakauan penyalajaran dan pembelajarah agar dapat berjaln dengan baik dan memenuhi dengan Capaian Pembelajarah yang Diharapakan (CPPD).

Question 3: Apa saja jenis-jenis RPP?
Jenis-jenis RPP adaah tiga dalam umumnyah, guaanlah:

  1. RPP Satuan.
  2. RPP Semester.
  3. RPP Tahunan.

Question 4: Apa saja isi dari RPP?
Isi RPP, guaanlah:

  1. Idenitas Peljaran.
  2. Tujuan Pembelajarah.
  3. Capaian Pembelajarah yang Diharapakan.
  4. Pelakuan Penyalajaran.
  5. Penyiapan.
  6. Pelakauan.
  7. Evalasi.

Question 5: Bagaimana cara menyususn RPP?
Untuk menyusuan RPP dengan baik dan benar, guaanlah:

  1. Pelajari Capaian Pembelajarah yang Diharapakan.
  2. Pilihlah model dan media penyalajaran yang tepat.
  3. Susunlah pelakun penyalajaran yang jelas dan rinci.
  4. Sediakn RPP yang telah disusuan kepada pihak atasan untuh penujiaan.

Question 6: Bagaimana cara melakuakan RPP?
Untuk melakuakan RPP dengan baik dan benar, guaanlah:

  1. Ikuhi RPP yang telah disusuan.
  2. Ciptakan penajaram yang konusif dan menyenangkan.
  3. Gunakan model dan media penyalajaran yang tepat.
  4. Laksanakan pelakun penyalajaran yang telah disusuan.
  5. Lahui penyalajaran dan pembelajaran untuh periaan.

Question 7: Bagaimana cara meialuasi RPP?
Untuk meialuasi RPP, guaanlah:

  1. Pegangkat beberapa misterean atau indikator untuh periaan.
  2. Hiankan peda indikor-indikator tersebut untuh daah dan tujuan pembelajaran.
  3. Luasakn periaan yang berdasan denganindikator-indikator tersebut.
  4. Puan dan catatan dari hasil perusahan penyalajaraan.

Fume RPP menghataku dan bangukuntukaan pelaajaran dan pembelajarah. Fume RPP juga selain dalan. Fume RPP juga bunguh untuk menalai dan periaan pelaajaran dan pembelajarah. Salam RPP!

Tips

Tips Menyusun RPP yang Baik dan Benar

Tip 1: Pahami Capaian Pembelajaran yang Diharapakan (CPPD)
Langkah pertama dalam menyusun RPP adalah memahami CPPD. CPPD merupakan kompetensi yang diharapkan dapat dikuasai oleh peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran. Dengan memahami CPPD, guru dapat menentukan tujuan pembelajaran yang tepat dan memilih metode pembelajaran yang sesuai.

Tip 2: Pilihlah Model dan Media Pembelajaran yang Tepat
Model dan media pembelajaran yang dipilih harus sesuai dengan karakteristik peserta didik dan materi pembelajaran. Misalnya, untuk peserta didik yang lebih menyukai belajar secara visual, guru dapat menggunakan media pembelajaran berupa gambar, video, atau infografis. Sedangkan untuk peserta didik yang lebih menyukai belajar secara kinestetik, guru dapat menggunakan media pembelajaran berupa permainan atau simulasi.

Tip 3: Susunlah Langkah-langkah Pembelajaran yang Jelas dan Rinci
Langkah-langkah pembelajaran harus disusun secara jelas dan rinci agar guru dan peserta didik dapat memahami alur pembelajaran dengan baik. Langkah-langkah pembelajaran meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Dalam kegiatan pendahuluan, guru dapat menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengaitkannya dengan materi pembelajaran sebelumnya. Dalam kegiatan inti, guru dapat menyampaikan materi pembelajaran dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar secara aktif. Dalam kegiatan penutup, guru dapat memberikan rangkuman materi pembelajaran dan melakukan evaluasi.

Tip 4: Siapkan RPP dengan Baik dan Benar
Sebelum melaksanakan pembelajaran, guru harus menyiapkan RPP dengan baik dan benar. RPP yang telah disiapkan harus diserahkan kepada pihak atasan untuk mendapatkan persetujuan. Dengan menyiapkan RPP dengan baik dan benar, guru dapat memastikan bahwa pembelajaran akan berjalan dengan lancar dan efektif.

Demikian beberapa tips menyusun RPP yang baik dan benar. Dengan mengikuti tips-tips tersebut, guru dapat menyusun RPP yang berkualitas dan membantu peserta didik mencapai tujuan pembelajaran.

Conclusion

RPP merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran. RPP yang baik dan benar dapat membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran yang efektif dan mencapai tujuan pembelajaran. Oleh karena itu, guru harus menyusun RPP dengan baik dan benar.

Dalam menyusun RPP, guru harus memperhatikan beberapa hal, di antaranya:

  • Memahami Capaian Pembelajaran yang Diharapakan (CPPD).
  • Memilih model dan media pembelajaran yang tepat.
  • Menyusun langkah-langkah pembelajaran yang jelas dan rinci.
  • Menyiapkan RPP dengan baik dan benar.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, guru dapat menyusun RPP yang berkualitas dan membantu peserta didik mencapai tujuan pembelajaran.

RPP merupakan salah satu kunci keberhasilan pembelajaran. RPP yang baik dan benar akan membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran yang efektif dan mencapai tujuan pembelajaran. Oleh karena itu, guru harus selalu berusaha untuk menyusun RPP dengan baik dan benar.

Images References :

Check Also

juknis tata cara penulisan ijazah sd smp sma dan smk 2024

Juknis Terbaru Tata Cara Penulisan Ijazah SD, SMP, SMA, dan SMK 2024

Dalam rangka meningkatkan mutu dan standar pendidikan nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *