Modul Ajar Akidah Akhlak Kelas 7 Semester 2


Modul Ajar Akidah Akhlak Kelas 7 Semester 2

Selamat datang di Modul Ajar Akidah Akhlak untuk kelas 7 semester 2! Modul ini dirancang untuk membantu siswa memahami berbagai aspek akidah dan akhlak dalam Islam dengan cara yang menarik dan mudah dimengerti. Dengan modul ini, siswa dapat belajar tentang dasar-dasar iman, seperti rukun iman dan rukun Islam, serta pentingnya akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Modul ini terbagi menjadi beberapa bab, yang masing-masing membahas tentang tema yang berbeda. Setiap bab dilengkapi dengan penjelasan materi, contoh-contoh, dan kegiatan untuk membantu siswa memahami materi dengan lebih baik. Selain itu, modul ini juga dilengkapi dengan rangkuman dan evaluasi untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari.

Dengan menggunakan modul ini, siswa dapat mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang akidah dan akhlak dalam Islam, serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Modul ini sangat cocok digunakan oleh para guru dan orang tua untuk mengajar akidah dan akhlak kepada siswa kelas 7 SMP/MTs.

Modul Ajar Akidah Akhlak 7 Semester 2

Belajar dasar-dasar akidah dan akhlak Islam.

  • Memahami dasar-dasar iman.
  • Mengenal rukun iman dan Islam.
  • Mempraktekan akhlak mulia.
  • Membahas sifat wajibah Rasul.
  • Mendeskripsikan kisah-kisah Rasul.
  • Melajari adab berinteraksi sosial.

Dapat pelajari akidah dan akhlak Islami dengan modul ini.

Memahami dasar-dasar iman.

Iman adalah dasar dari agama Islam. Iman berarti percaya kepada Allah SWT, para rasul-Nya, kitab-kitab-Nya, hari akhir, dan qada dan qadar.

  • Rukun Iman

    Rukun iman ada enam, yaitu:

    1. Percaya kepada Allah SWT.
    2. Percaya kepada para rasul Allah SWT.
    3. Percaya kepada kitab-kitab Allah SWT.
    4. Percaya kepada hari akhir.
    5. Percaya kepada qada dan qadar Allah SWT.
    6. Percaya kepada surga dan neraka.
  • Perbedaan Iman dan Islam

    Iman adalah keyakinan di dalam hati, sedangkan Islam adalah pengamalan dari keyakinan tersebut. Orang yang beriman belum tentu Islam, tetapi orang yang Islam pasti beriman.

  • Pentingnya Iman

    Iman sangat penting bagi seorang muslim. Iman adalah pondasi dari amal perbuatan. Tanpa iman, amal perbuatan tidak akan diterima oleh Allah SWT.

  • Cara Memperkuat Iman

    Iman dapat diperkuat dengan beberapa cara, di antaranya:

    • Mempelajari ilmu agama.
    • Mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan beribadah.
    • Bergaul dengan orang-orang yang sholeh.
    • Menjauhi maksiat.

Dengan memahami dasar-dasar iman, seorang muslim dapat menjalankan agamanya dengan baik dan benar.

Mengenal rukun iman dan Islam.

Rukun iman adalah enam perkara yang wajib diimani oleh setiap muslim. Enam rukun iman tersebut adalah:

  1. Iman kepada Allah SWT.
    Yaitu percaya bahwa Allah SWT adalah Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada Tuhan selain Allah SWT.
  2. Iman kepada para rasul Allah SWT.
    Yaitu percaya bahwa Allah SWT mengutus para rasul untuk menyampaikan wahyu-Nya kepada manusia.
  3. Iman kepada kitab-kitab Allah SWT.
    Yaitu percaya bahwa Allah SWT menurunkan kitab-kitab suci kepada para rasul-Nya sebagai pedoman hidup bagi manusia.
  4. Iman kepada hari akhir.
    Yaitu percaya bahwa setelah kehidupan di dunia ini, manusia akan dibangkitkan kembali dan mempertanggungjawabkan semua amal perbuatannya di hadapan Allah SWT.
  5. Iman kepada qada dan qadar Allah SWT.
    Yaitu percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam semesta ini atas kehendak dan ketentuan Allah SWT.
  6. Iman kepada surga dan neraka.
    Yaitu percaya bahwa orang-orang yang beriman dan beramal saleh akan masuk surga, sedangkan orang-orang yang kafir dan berbuat dosa akan masuk neraka.

Rukun Islam adalah lima perkara yang wajib dilakukan oleh setiap muslim. Lima rukun Islam tersebut adalah:

  1. Mengucapkan dua kalimat syahadat.
    Yaitu mengakui bahwa tidak ada Tuhan selain Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT.
  2. Mendirikan shalat.
    Yaitu melakukan ibadah shalat lima waktu setiap hari.
  3. Membayar zakat.
    Yaitu mengeluarkan sebagian harta tertentu untuk diberikan kepada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan.
  4. Puasa Ramadan.
    Yaitu menahan diri dari makan dan minum serta hawa nafsu lainnya pada siang hari selama bulan Ramadan.
  5. Mengerjakan ibadah haji.
    Yaitu pergi ke Baitullah di Mekkah untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji bagi yang mampu.

Rukun iman dan rukun Islam merupakan dasar-dasar agama Islam. Setiap muslim wajib mengimani rukun iman dan menjalankan rukun Islam dengan sebaik-baiknya.

Mempraktekan akhlak mulia.

Akhlak mulia adalah perilaku terpuji yang sesuai dengan ajaran agama dan norma-norma sosial. Akhlak mulia sangat penting untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hubungan dengan Allah SWT, sesama manusia, maupun makhluk hidup lainnya.

  • Menghormati orang tua dan guru.
    Yaitu bersikap sopan dan santun kepada orang tua dan guru, serta menaati perintah mereka selama tidak bertentangan dengan ajaran agama.
  • Menyayangi sesama manusia.
    Yaitu bersikap kasih sayang dan peduli kepada sesama manusia, tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, dan golongan.
  • Menolong orang yang membutuhkan.
    Yaitu memberikan bantuan kepada orang yang sedang mengalami kesulitan, baik berupa materi maupun non-materi.
  • Bersikap jujur dan amanah.
    Yaitu berkata benar dan dapat dipercaya, serta menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

Akhlak mulia lainnya yang dapat dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari antara lain:

  • Rendah hati.
  • Pemaaf.
  • Sabar.
  • Syukur.
  • Tawadhu.

Dengan mempraktekkan akhlak mulia, kita dapat menciptakan kehidupan yang lebih baik dan harmonis, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun negara.

Membahas sifat wajibah Rasul.

Rasul adalah manusia yang dipilih oleh Allah untuk menyebarkan risalah-Nya.

  • Sifat Sidiq Muhammad.
    Nabi Muhammad ﷺ merupakan rasul yang diwajibahkan sifat Sidiq, yaitu sifat yang maksum dan mirnaikan.
  • Sifat Amanah.
    Sifat Amanah marupakan sifat yang diwajibahkan kapada rasul untuk mirasalabkan ummatnya dar bisaya yang mamagakan.
  • Sifat Tabligh.
    Sifat Tabligh yaitu sifat yang diwajibahkan kapadah Rasul untuk manyammpaikan risalah-Nya kapadah ummatnya.
  • Sifat Fat dagli al-Ma’aim.
    Sifat Fat dagli al-Ma’aim ya itu sifat yang diwajibahkan kapadah Rasul untuk wasa dari pangarwah dar kapahanginan dunyawi.

Sigat wajibah rasul bagiamana yang tarsabutkan dalam al-Qur’an Surat al-Ahgab, fal 212-214.

Mendeskripsikan kisah-kisah Rasul.

Kisah-kisah rasul merupakan bagian penting dari ajaran agama Islam. Kisah-kisah tersebut memberikan banyak pelajaran dan hikmah yang dapat diteladani oleh umat Islam.

Salah satu kisah rasul yang terkenal adalah kisah Nabi Ibrahim AS. Nabi Ibrahim AS adalah seorang nabi yang sangat sabar dan taat kepada Allah SWT. Beliau diuji oleh Allah SWT dengan berbagai cobaan, namun beliau selalu sabar dan tidak pernah menyerah.

Kisah rasul lainnya yang terkenal adalah kisah Nabi Musa AS. Nabi Musa AS adalah seorang nabi yang diutus oleh Allah SWT untuk menyelamatkan Bani Israil dari perbudakan Firaun. Beliau diberi mukjizat oleh Allah SWT berupa tongkat yang dapat berubah menjadi ular dan membelah lautan.

Kisah rasul lainnya yang juga terkenal adalah kisah Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir yang diutus oleh Allah SWT. Beliau membawa risalah Islam untuk seluruh umat manusia. Beliau mengajarkan tentang tauhid, akhlak, dan syariat Islam.

Kisah-kisah rasul tersebut hanyalah sebagian kecil dari banyak kisah rasul yang ada. Setiap kisah rasul memiliki pelajaran dan hikmah tersendiri yang dapat diteladani oleh umat Islam.

Melajari adab berinteraksi sosial.

Adab berinteraksi sosial merupakan salah satu materi yang dibahas dalam modul ajar akidah akhlak kelas 7 semester 2. Adab berinteraksi sosial sangat penting untuk dipelajari karena dapat membantu siswa untuk berperilaku baik dan sopan dalam kehidupan sehari-hari.

  • Menghormati orang lain.
    Yaitu menghargai pendapat dan hak-hak orang lain, serta tidak merendahkan atau menghina mereka.
  • Bersikap sopan dan santun.
    Yaitu menggunakan bahasa yang baik dan benar, serta berperilaku sesuai dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat.
  • Menjaga kebersihan dan kerapian.
    Yaitu menjaga kebersihan diri, pakaian, dan lingkungan sekitar, serta tidak membuang sampah sembarangan.
  • Bersikap tolong-menolong.
    Yaitu saling membantu dan bekerja sama dalam kebaikan, serta tidak bersikap egois atau mementingkan diri sendiri.

Dengan mempelajari adab berinteraksi sosial, siswa dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan disenangi oleh orang lain. Selain itu, siswa juga dapat menciptakan lingkungan sosial yang lebih harmonis dan kondusif.

FAQ

Berikut adalah beberapa Tanya Jawab (FAQ) yang sering diajarkan terkait RPP:

Question 1. Apa itu RPP?
RPP singkatan dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. RPP adalah dokumen yang berisi rancangan kegiatan belajar mengajar yang akan dilakukan oleh guru dalam satu kali pertemuan atau lebih.

Question 2. Apa fungsi RPP?
RPP adalah pedoman bagi guru dalam mengajar. Dengan adanya RPP, guru dapat mengajar dengan lebih sistematis dan berorientasi pada pencapaian tujuan belajar.

Question 3. Apa saja komponen RPP?
Komponen RPP meliputi:

  • Identitas mata pelajaran
  • Kelas dan semester
  • Materi ajar
  • Tujuan belajar
  • Kegiatan belajar
  • Penilaian
  • Sumber belajar

Question 4. Bagaimana cara membuat RPP?
Untuk membuat RPP, guru dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Menetapakan tujuan belajar
  • Menentukan materi ajar
  • Memilih metode dan media belajar
  • Menyusun kegiatan belajar
  • Menentukan sistem penilaian
  • Menyiapkan sumber belajar

Question 5. Bagaimana cara menggunakan RPP?
Guru dapat menggunakan RPP dengan cara berikut:

  • Membuka pelajaran dengan menyebutkan tujuan belajar
  • Menyampaikan materi ajar sesuai dengan RPP
  • Melaksanakan kegiatan belajar sesuai dengan RPP
  • Menilai hasil belajar siswa sesuai dengan RPP
  • Memberikan umpan baik dan penguatan kepada siswa
  • Menyimpulkan materi pelajaran

Question 6. Apa saja keuntungan menggunakan RPP?
Menggunakan RPP memiliki beberapa keuntungan, antara lain:

  • Membantu guru mengajar dengan lebih sistematis
  • Membuat siswa lebih mudah mencerna materi pelajaran
  • Membantu guru dalam menilai hasil belajar siswa
  • Membantu guru dalam mengevaluasi proses belajar mengajar

Question 7. Apa saja kekurangan menggunakan RPP?
Menggunakan RPP memiliki beberapa kekurangan, antara lain:

  • Membuat guru terpaku pada RPP dan tidak bisa berkreasi
  • RPP seringkali tidak sesuai dengan kondisi riil di kelas
  • RPP seringkali tidak digunakan oleh guru

Demikian sekilas pembahasan tentang RPP. Untuk info lebih lanjut, pelerjar dapat membaca Peraturan Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengelolan RPP.

Tips

Berikut adalah beberapa tips untuk membuat dan menggunakan RPP yang efektif:

Tip 1. Sesuaikan RPP dengan kondisi kelas.
Pertimbangkan jumlah siswa, kemampuan siswa, dan karakteristik siswa saat membuat RPP. Jangan membuat RPP yang terlalu sulit atau terlalu mudah bagi siswa.

Tip 2. Gunakan metode dan media belajar yang bervariasi.
Jangan hanya menggunakan satu metode dan media belajar saja dalam RPP. Gunakan metode dan media belajar yang bervariasi agar siswa tidak bosan dan lebih mudah memahami materi pelajaran.

Tip 3. Berikan kesempatan kepada siswa untuk berdiskusi dan bertanya.
Jangan hanya ceramah dalam menyampaikan materi pelajaran. Berikan kesempatan kepada siswa untuk berdiskusi dan bertanya agar siswa lebih aktif dalam belajar.

Tip 4. Lakukan penilaian secara berkala.
Jangan hanya menilai hasil belajar siswa di akhir pembelajaran saja. Lakukan penilaian secara berkala agar guru dapat mengetahui perkembangan belajar siswa dan memberikan umpan balik yang tepat.

Tip 5. Evaluasi RPP secara berkala.
Jangan hanya membuat RPP sekali saja. Evaluasi RPP secara berkala agar RPP tetap sesuai dengan kebutuhan siswa dan perkembangan kurikulum.

Demikian beberapa tips untuk membuat dan menggunakan RPP yang efektif. Semoga bermanfaat!

Conclusion

RPP merupakan salah satu dokumen penting yang harus dimiliki oleh setiap guru. RPP berfungsi sebagai pedoman bagi guru dalam mengajar. Dengan adanya RPP, guru dapat mengajar dengan lebih sistematis dan berorientasi pada pencapaian tujuan belajar.

Dalam membuat RPP, guru harus memperhatikan beberapa hal, seperti tujuan belajar, materi ajar, metode dan media belajar, kegiatan belajar, penilaian, dan sumber belajar. Guru juga harus menyesuaikan RPP dengan kondisi kelas, menggunakan metode dan media belajar yang bervariasi, memberikan kesempatan kepada siswa untuk berdiskusi dan bertanya, melakukan penilaian secara berkala, dan mengevaluasi RPP secara berkala.

Dengan membuat dan menggunakan RPP yang efektif, guru dapat membantu siswa untuk belajar dengan lebih mudah dan menyenangkan. RPP juga dapat membantu guru dalam menilai hasil belajar siswa dan mengevaluasi proses belajar mengajar.

Demikian pembahasan tentang RPP. Semoga bermanfaat bagi para guru dalam melaksanakan tugas mengajarnya.

Images References :

Check Also

juknis tata cara penulisan ijazah sd smp sma dan smk 2024

Juknis Terbaru Tata Cara Penulisan Ijazah SD, SMP, SMA, dan SMK 2024

Dalam rangka meningkatkan mutu dan standar pendidikan nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *